Rapat Koordinasi hasil pilkada serentak 2020

27 Views
Published
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti rapat koordinasi nasional Kepala Daerah hasil pilkada serentak 2020, di Pendopo, Rabu (14/4/2021). Rapat yang dilaksanakan secara daring ini, dibuka Presiden RI H. Joko Widodo.

Dalam arahannya, Presiden RI H. Joko Widodo menekankan sejumlah hal kepada Kepala Daerah hasil pilkada serentak 2020. Antara lain, Presiden Joko Widodo meminta seluruh kepala daerah membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas jelas agar alokasi anggaran fokus dan terkonsentrasi.

"Anggaran jangan disebar di setiap dinas. Tapi fokus terhadap skala prioritas. Sehingga, hasilnya bisa terasa masyarakat dan pengecekan serta pengontrolan bisa lebih mudah," ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta pemda fokus dalam pemulihan kesehatan dan ekonomi. Termasuk menyukseskan program vaksinasi covid 19.

"Sosialisasikan penerapan protokol kesehatan, dibantu TNI dan Polri. Harus kerja detail. Tak bisa kerja sambil lalu untuk urusan covid 19.Dukung penuh program vaksinasi," ucapnya.

Presiden Jokowi pun meminta daerah mendukung dan memberikan pelayanan penuh pada investasi baru. Apalagi di tengah pandemi covid 19 ini, semua negara konsentrasi pada investasi.

"Jangan memperlambat izin investasi. Sebab, investasi menciptakan lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, bersama jajaran telah melakukan semua yang diharapkan Presiden Jokowi. Terutama masalah pemulihan ekonomi dan kesehatan.

"Kita sudah refocusing APBD untuk pemulihan ekonomi dan penanganan covid 19," terangnya.

Di sisi lain, Pemkab Sukabumi telah membuat program skala prioritas di sektor pariwisata dan pertanian.

"Sudah jelas, kita fokus pada infrastruktur penunjang pariwisata dan ekonomi. Sebab, pertanian dan pariwisata menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sukabumi," bebernya.

Oleh karena itu, masalah investasi sudah tidak menjadi hambatan di Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, Pemkab Sukabumi telah memiliki lembaga perizinan satu pintu.

"Jadi, proses perizinan, tidak perlu sulit lagi. Sebab, sudah ada lembaga perizinan satu pintu. Kita harus meyakini untuk secepatnya merealisasi harapan masyarakat dan pak Presiden," pungkasnya.
Kategori
kami tv
Jadi yang pertama untuk mengomentari