MASYARAKAT PALABUHANRATU ANTUSIAS MANFAATKAN RAPID TEST GRATIS

64 Views
Published
Pasar dan TPI Dermaga Palabuhanratu dipilih menjadi tempat pelaksanaan Rapid Test Masif Serentak oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kecamatan Palabuhanratu, Senin (01/06/2020).

Ratusan masyarakat yang terdiri dari pedagang, nelayan, petugas, supir serta pengunjung pasar dan TPI dermaga Palabuhanratu dengan sukarela mengikuti prosedur pelaksanaan rapid test dengan protokol kesehatan yang disaksikan oleh unsur Forkopincam, Kepala PPN Palabuhanratu dan pihak terkait serta dipantau langsung oleh tim gugus tugas kabupaten yang diwakili oleh kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kepala Dinas Pariwisata dan unsur lainnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas lagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi melaksanakan Rapid Test Gratis untuk masyarakat secara serentak di 8 pasar diantaranya pasar Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Cisaat, Sukaraja, Surade, Pangleseran dan Palabuanratu, dengan total 2.300 alat rapid test disiapkan untuk pemeriksaan massal.

“untuk mendeteksi faktor resiko seseorang tertular, tingkat mobilisasi di kabupaten sukabumi dengan populasi 1% sekitar 25 ribu yang harus di screening sehingga dengan kegiatan rapid test massal kita akan melihat berapa yang sudah terpapar, rapid test masal dilaksanakan di 8 pasar besar yang punya klaster positif COVID-19”.
Kepala PPN Palabuhanratu Ririn Sugihariyati menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemda kabupaten Sukabumi atas terselenggaranya Rapid Test Masal sebanyak 100 orang kepada nelayan, pedagang ikan yang kontak langsung dengan pembeli, petugas dan pengunjung TPI Dermaga Palabuhanratu.
“kami minggu ini akan memberlakukan jam operasional sampai dengan jam 9 malam dan bekerjasama dengan polsek dan koramil untuk melaksanakan penertiban terpadu protokol Kesehatan kepada para pengunjung”.
Sementara itu Kepala Puskesmas Palabuhanratu H. Irwan Ruswandi menerangkan Rapid Test Masal membutuhkan waktu maksimal 15 menit untuk mengetahui hasilnya reaktif atau non reaktif.
“apabila nanti yang reaktif, tentu akan dicari sesuai alamat yang sudah terdaftar untuk dilakukan rujukan pemeriksaan swab atau pcr di rsud palabuhanratu dan akan ditelusuri kontak penularannya”.
Selain melayani masyarakat yang datang ke lokasi pelaksanaan rapid test, petugas kesehatan dari puskemas dan rsud palabuhanratu juga melakukan aktivitas rapid test kepada secara door to door dengan mengunjungi langsung ke tempat para pedagang di pasar dan TPI Dermaga Palabuhanratu.
#RCL98FM #KAMITEVE #KAMIADABERSAMAANDA
Kategori
kami tv
Jadi yang pertama untuk mengomentari