H.MARWAN HAMAMI RESMIKAN JALAN DAN RUTILAHU

43 Views
Published
Saba Desa kali ini, Kamis (14/11) dilaksanakan di Desa Sirnajaya Kecamatan Warungkiara, menurut Camat Warungkiara, Asep Suhendar melaporkan beberapa hal penting diantaranya bahwa desa Sirnajaya pada tahun 2019 mendapatkan bantuan dari Rutilahu dari Kementerian PUPR sebanyak 50 unit, dan di Kecamatan Warungkiara ada 7 Desa yang melaksanakan Pilkades.

Bupati menyatakan bahwa Saba Desa merupakan media silaturahmi antara masyarakat dengan aparat pemerintah, sehingga program program bisa tersosialisasikan kepada masyarakat.

"RPJMD tentunya harus diketahui oleh masyarakat, progres dan gambaran pembangunan di kab sukabumi sudah dilaksanakan untuk kesejahteraan masyarakat".

H. Marwan Hamami menegaskan dengan adanya saba desa masyarakat bisa menyalurkan aspirasinya langsung

"kesempatan seperti ini bisa di manfaatkan untuk menyampaikan kondisi real,sehingga program kabupaten sukabumi sesuai dengan RPJMD bisa dievaluasi capaiannya, dengan diraihnya penghargaan swasti saba wistara harus ada korelasi positif yang dirasakan oleh masyarakat".

Selanjutnya disampaikan Bupati bahwa Program program yang belum terselesaikan akan tetap dilaksanakan sampai tahun 2020,

" 35.000 rutilahu di Sukabumi baru terealisasikan kurang lebih 5000 berarti untuk bisa semuanya harus 7 tahunan semuanya bisa diselesaikan, saat ini BAZ sedang mengelola zakat, infak dan shodakoh untuk membantu masyarakat khususnya infrastruktur".

Dalam kesempatan tersebut H. Marwan Hamami meyerahkan bingkisan 50 paket bingkisan sembako secara simbolis kepada dua orang perwakilan yaitu ibu Ulun dan bapak Utoy

Diberikan juga bantuan ikan nila serta ikan sidat ke Ponpes Assalam dan Yayasan Almuhtar Kec warungkiara serta penyerahan hadiah bagi juara turnamen sepakbola

Acara dilanjutkan dengan peninjauan dan peresmian jalan Sirnajaya dan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) ditandai degan gunting pita dan penyerahan kunci, tak berhenti disitu selanjutnya dilakukan penyerahan air bersih secara simbolis untuk warga yang mengalami kekeringan.
Jadi yang pertama untuk mengomentari