Eksplorasi Panas Bumi Cisolok-Cisukarame,

6 Views
Published
[13:21, 8/12/2020] Mang apuy: Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami laksanakan rangkaian kegiatan di Kecamatan Cibadak. diawali dengan menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Masjid Jami Al Muhajirin di Desa Karangtengah dilanjutkan dengan peletakan batu (Ground Breaking) pertama pembangunan Jembatan Ciheulang V, Desa Ciheulang Tonggoh. Rabu (12/8/2020)

Rangkaian kegiatan menerapkan protokol kesehatan. Mulai jaga jarak, memakai masker hingga mencuci tangan.

Dalam sambutannya, H. Marwan mengatakan, Masjid yang baru selesai direnovasi tersebut telah menampakan keindahan. Dirinya berharap dapat memberikan semangat Ukhuwah Islamiyah. Sehingga Visi masyarakat Sukabumi religius dan mandiri bisa terlaksana lebiā€¦
[17:27, 8/12/2020] Mang apuy: Eksplorasi Panas Bumi Cisolok-Cisukarame, Dukung Lapangan Kerja, infrastruktur dan ekonomi Masyarakat

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menerima kunjungan Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Audiensi yang dilaksanakan di Pendopo Sukabumi ini, terkait rencana eksplorasi panas Bumi di Cisolok - Cisukarame. Pendopo Sukabumi (12/8/2020)

Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi Kementerian ESDM Iman Sinulingga mengatakan, eksploitasi panas bumi oleh pemerintah merupakan program menteri ESDM. menurutnya ada 20 lokasi panas bumi yang dieksplorasi oleh pemerintah.

"Cisolok-Cisukarame ini merupakan prioritas utama. Akan dilaksanakan di 2021," terangnya

Proses eksplorasi akan dilaksanakan oleh Badan Geologi dengan menggunakan anggaran pemerintah.

"Dananya dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)," ucapnya.

Ditempat yang sama, Kasubdit Pengawasan Eksplorasi Kementerian ESDM Eddy Hindiarto mengatakan, program pengeboran eksplorasi panas bumi oleh pemerintah didasari berbagai hal. Di antaranya, potensi panas bumi yang cukup besar. Namun, pemanfaatannya baru 8,9 persen.

"Potensi kita ada 23,9 GW (giga watt), tapi yang termanfaatkan baru 2.130,7 MW (mega watt)," ungkapnya.

Menurutnya, eksplorasi panas bumi oleh pemerintah akan menimbulkan multiplier effect. Mulai dari serapan lapangan pekerjaan, aksesbilitas infrastruktur, hingga aspek ekonomi dan keuangan.

"Tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya sekitar 400an. Pekerja lokalnya bisa terserap sekitar 200an. Dari infrastruktur, akan dibuat jalan. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," terangnya.

Tak hanya itu, eksplorasi pun akan menimbulkan penghematan harga listrik. Sehingga bisa mengurangi subsidi APBN.

Sementara itu, Bupati Sukabumi mengatakan, eksplorasi oleh pemerintah bisa memberikan ruang percepatan. Terutama ketika membutuhkan sumber energi untuk kawasan ekonomi khusus (KEK).

"Bersyukur ketika projek Sukarame diteruskan. Wilayah Cisolok- Sukarame ini memungkinkan berjalan lebih baik," imbuhnya

Apalagi, ketika eksplorasi berjalan, bisa membantu percepatan bidang ekonomi dan sosial masyakarat di daerah selatan
Kategori
kami tv
Jadi yang pertama untuk mengomentari