BAYAR PAJAK KENDARAAN DENGAN SAMPAH

31 Views
Published
KECAMATAN KEBONPEDES KEMBALI BERINOVASI, SEKDA " PEMKAB MENDUKUNG PROGRAM UNTUK MASYARAKAT".


Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri bertindak selaku
Pembina Upacara Pada Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kecamatan Kebonpedes yang di hadiri para perangkat Daerah, para kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta unsur terkait lainnya.

Masih dalam acara yang sama selanjutnya Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri membuka sosialisasi/advokasi dan deklarasi akselerasi intensifikasi pajak kendaraan bermotor di wilayah Kecamatan Kebonpedes. Selasa (18/2).

Sosialisasi dan deklarasi ditandai dengan penandatangan dua buah MoU, Pertama, antara Pemerintah Kecamatan Kebonpedes dengan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Sukabumi 1 Cibadak. Kedua, Antara Pemerintah Kecamatan Kebonpedes dengan PT. Bank BJB Cabang Palabuhanratu tentang pemanfaatan Pelayanan Perbankan payment Online Bank.

Dalam sambutannya Sekda menyampaikan bahwa program inovasi ini telah diluncurkan pada tahun 2019, kolaborasi antara BAPEDA Kab. Sukabumi, P3D/Samsat Cibadak, BPR Sukabumi Cab. Baros, komunitas pemuda, Seluruh ASN dan pemerintahan desa yang ada di wilayah Kec. Kebonpedes guna meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor.

"tentunya Pemerintah daerah mendukung program seperti ini, untuk memudahkan dan meringankan masyarakat dalam membayar pajak, program ini harus terus dikembangkan serta menjadi percontohan untuk Kecamatan lainnya".ungkapnya

Menurutnya, dukungan Pentahelix untuk percepatan mengembangkan program sangat diperlukan.

" sebagai bentuk dukungan, Pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha dan media harus membangun kebersamaan ".

Sementara itu Camat Kebonpedes H. Ali Iskandar menyampaikan Bahwa menyelesaikan persoalan tidak bisa hanya sebatas linier sesuai dengan garis yang sudah di tetapkan, tetapi harus berinovasi dan berkolaborasi sebagai wujud inovasi, pembaharuan dan kemanfaatan.

"kita meluncurkan program tentunya butuh kolaborasi yang kemudian disebut dengan kopeah (Komunitas peduli sampah), Bajakdeh'ah (Bayar pajak dengan sampah berkah), dan Tulung talang kasemah (Tuluy datang tagih langsung ka tiap imah) jadi kita akan mudahkan masyarakat untuk menyelesaikan tugas dan kewajiban menunaikan pajak". Pungkasnya

Dalam acara tersebut, Sekda Iyos memakaikan Rompi Kader Penggerak Zakat Kepada 2 orang Perwakilan Kader yakni Ibu Ela dan Bapak Jajang.
Kategori
kami tv
Jadi yang pertama untuk mengomentari